Pages

Kamis, 19 Januari 2012

Aku Benci Kamu Hari Ini.

When the rain is blowing in your face, and the whole world is on your case, I could offer you a warm embrace to make you feel my love. Winda tergesa merogoh tasnya. Handphone-nya berdering. Dia tersenyum, sudah tahu siapa yang memanggil. My Love Calling. Tuh, kan. Benar! Dion menelpon. Jantung Winda berdebar tak karuan. My Love, Winda senyum-senyum sendiri. Kadang dia masih geli dengan nama...
Read more...

Rabu, 18 Januari 2012

Sepucuk Surat (Bukan) Dariku.

Mijil, Malam itu, Jil. Malam di mana aku tidak lagi pulang kepadamu hingga pagi bergulir perlahan dan embun membasahi ranting-ranting randu yang tengah mekar. Malam itu, kukenangkan lagi kenang-kenangan yang kita patri di setiap sudut hati kita yang mulai rapuh dan menua. Malam itu, Jil. Hujan turun dari matamu, sedang aku tak begitu mampu meminjamkan pundak untuk rebahmu. Bahuku kini terlalu...
Read more...

Selasa, 17 Januari 2012

Ada dia di matamu

Dear Fauzan, Lewat surat ini kukabarkan padamu bahwa aku baik-baik saja dan semoga begitu jugalah adanya denganmu. Sebenarnya sudah lama ingin kukatakan bahwa kepergianku bukan karena kesalahanmu. Juga bukan karena dia. Tidak ada yang patut dipersalahakan dalam hal ini, sayangku. Kalaupun ada yang patut dipersalahakan, satu-satunya adalah diriku. Maaf karena aku tidak bisa...
Read more...

Sabtu, 14 Januari 2012

Kamu manis, kataku.

Kamu manis, kataku. Tapi tetap saja perempuan muda itu bergeming. Sebenarnya, tidak ada maksud untuk gombal, tapi perempuan itu memang terlihat manis dan sangat anggun. Usianya hampir menginjak pertengahan dua puluh. Rambutnya yang hitam sepunggung, agak sedikit ikal. Leher jenjangnya memakai kalung yang sedikit kuno. Mungkin kalung pemberian ibu atau neneknya. Bandulnya itu loh,...
Read more...

Dag Dig Dug

Nguiiing.. nguiiing.. nguuuiing.. Sirine polisi masih terngiang-ngiang di kuping Rasti. Meresahkan. Rasti tidak suka dengan bunyi sirine. Sirine ambulan, sirine polisi apalagi. Kenangan Randu yang ditangkap polisi karena tertuduh mengikuti organisasi penentang pemerintah masih lekat di benaknya. Rasti tahu Randu bukan tipe orang yang seberani itu. Apalagi menentang pemerintah. Randu orang baik,...
Read more...

Kamis, 12 Januari 2012

Halo, Siapa Namamu?

Dulu, ruangan ini penuh sesak. Selalu penuh sesak. Tapi itu dulu, sebelum semua berubah. Sebelum Mas Harsja pergi, sebelum Bapak sibuk, sebelum Timo mati kelindes motor, sebelum ibu ditaksir Pak Jana, tukang bata sebelah rumah.  Mas Harsja pergi dengan pacarnya, tinggal berdua padahal belum menikah. Bapak sempat kalap dan hampir membunuh pacar mas Harsja kalau saja tidak dilerai tetangga....
Read more...